Topologi Star

Topologi star merupakan salah satu topologi jaringan yang paling sering diterapkan. Jaringan ini memiliki bentuk yang paling sederhana.Sebuah jaringan star terdiri dari 1 switch atau Hub yang berfungsi sebagai pusat untuk melakukan transmisi data di jaringan.
Sifat dari simpul tengah adalah pasih, simpul asal menoleransi penerimaan dari pantyulan transmisinya sendiri yang di-delay oleh waktu transmisi dua arah ke dan dari simpul tengah.
Topologi Star mengurangi kemungkinan kegagalan jaringan karena semua simpul jaringan terhubung ke hub, Hub ini yang akan melakukan broadcast ulang ke semua simpul yang terhubung kepadanya, kadang termasuk ke simpul aslinya.
Semua periferal bisa berkomunikasi berkat adanya simpul sentral (hub) tersebut. jika ada salah satu line yang putus dari simpul sentral, makasimpul simpul dikomputer yang terputus itu saja yang akan berpengaruh.
Keuntungan jika menggunakan topologi star adalah:
1. Performa
Paket data tidak perlu berjalan melalui simpul simpul yang tidak diperlukan. Komunikasi antara dua peranti di jaringan paling tidak hanya memerlukan tiga peranti dan 2 link. Trafik yang terisolasi dari simpul yang tidak diperlukan akan membuat simpul yang tidak dipergunakan tidak akan ikut sibuk.
2. Isolasi
 
Tiap perangkat terisolasi di link dia sendiri. Jadi, jika ingin copot sebuah node di jaringan, caranya sangat mudah. Anda tinggal mencopot konektor link dari perangkat tersebut ke hub.
 
3. Sentralisasi
 
Jaringan bisa dengan mudah diperluas atau ditingkatkan jumlahnya dengan hanya menambah kapasitas dari simpul hub. Atau dengan menambahkan peranti lain ke topologi star. karena semua lalu lintas data akan terhubung melalui hub, maka hub bisa digunakan dengan mudah untuk inspeksi atau mengontrol trafik melalui jaringan.
 
4. Sederhana
 
Topologi star mudah dimengerti, gampang dibuat dan di navigasi. Administrator tidak perlu bingung dengan routing yang kompleks. Simpul-simpul individual mudah ditambahkan atau dihilangkan. troubleshooting juga lebih mudah mengingat pendeteksian kesalahan sangat sederhana dan tiap simpul bisa diinvestigasi secara individu.
 
Namun Topologi star juga memiliki kekurangan. Kekurangan utamanya adalah terlalu pentingnya fungsi hub atau switch sehingga ketika hub atau switch itu tidak berfungsi, maka seluruh jaringan akan down.
Performa dan skalabilitas jaringan tergantung pada switch atau hub nya. Ukuran jaringan dibatasi oleh jumlah koneksi yang bisa dibuat ke hub dan performanya dibatasi oleh troughtput yang dimilikinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s